Posts

ECORNER
Ing

Canang Simbul Fotosintesis

Image
Canang merupakan sarana persembahyangan umat Hindu khusus di Bali dan sekitarnya. Canang sudah tidak asing lagi karena sarana utama yang terdapat pada semua Banten atau perlengkapan semua upacara bagi umat Hindu di Bali. Canang secara umum tertiridi dari: daun, air (Toyam), bunga (Puspam), buah (Phalam), api (Dhupa) Dalam reaksi fotosintesis diperlukan bahan Air, istilah air dalam canang persemabhyangan dikenal dengan nama Tirta (air). Air merupakan bahan dasar dalam proses fotosintesis. Karbondioksida dilambangkan dengan pasepan atau asap dari asap dhupa atau dibuat khusus dari bahan aroma terapi seperti cendana, kemenyan dan lainya. Daun merupakan keharusan dalam sebuah canang, daun atau pelawa. Proses Fotosintesis terjadi pada daun tepatnya pada jaringan Palisade atau bagian yang mengandung klorofile. Api dari dhupa merupakan lambang cahaya atau energi yang perlukan dalam proses fotosintesis dalam reaksi terang dan reaksi gelap, dalam proses hidrolisis dan seterusnya sampai terbent...

BIJA MENJADI BIJI

 BIJA-BIJI Jan 20 2024 CRITICAL THINKING Bija adalah lambang atau tanda pada dahi, berupa beras yang ditempel pada dahi setelah persembahyangan umat Hindu terutama di Bali. Jumlah butiran beras yang ditempel bervariasi, disesuaikan kepada umat masing-masing. Bija yang ditempel selain didahi juga biasanya ditempel di pelipis kanan dan kiri, atau juga ditempel di pangkal leher. Satu titik tempel bija sebagai perlambang berkat kesejahtraan dari Ida Hyang Widhi atau Tuhan yang maha esa. Jumlah butiran beras satu titik berkisar 5 -10 biji, jika dua titik tempel berarti sekitar 10-20 butiran beras. Soal Numerasi untuk berpikir kritis THINK 1. Sang Ayu merupakan anak yang sangat berbakti, selalu menjalankan budaya adat istiadat yang mulia. Sang Ayu selalu melakukan kegiatan persembahyangkan sebagai bentuk perwujudan keyakinanan terhadap tuhan yang Maha Esa sesuai kepercayaan atau nilai-nilai agama yang dianut. Sang Ayu melakukan persembayangan besar setiap bulan sebanyak 5 kali, setiap...

NATARU THK2023

Image
Laporan Nataru 2023 Klik sini Kecintaan terhadap bumi dengan merawat air di saat kemarau menjadi prioritas anak muda yang tergabung dalam Taru Hijau komunitas (THK) memberikan perhatian khusus bagi aksi cinta bumi dan lingkungan. Termasuk menjaga sumber mata air dan kebersihan lingkungan dari sampah. Komunitas THK 46 dibentuk untuk memberikan prioritas dan perhatian bagi sumber daya alam yang ada untuk dijaga dan dirawat. Sehingga komunitas ini harus menjadi contoh bagi generasi lainnya untuk selalu menjaga alam dan sumber air yang ada demi kesejahteraaan bersama. Tujuan dibentuknya komunitas ini untuk membangkitkan kepedulian bersama dalam menjaga dan merawat kekayaan alam yang ada disekitar. Termasuk menjaga mata air yang ada dengan kegiatan menanam pohon sebagai langkah konsevasi. Jejak Kami 2 tahun terakhir bisa di buka https://thkglobe.wordpress.com/ Daerah penanaman berada pada wilayah hutan negara, pada ketinggian 800an meter dpl, sekitaran puncak Kabupaten Buleleng, tepat...

20 Tindakan Hindari Bahaya Plastik

Image
Klik Nataru Info lebih lanjut Berikut adalah 20 cara favorit kami untuk membantu Anda memulai: 1. Gunakan sikat gigi bambu ramah lingkungan dengan bulu alami. 2. Gunakan benang gigi serat alami yang dilapisi lilin lebah. Benang gigi tradisional terbuat dari nilon atau teflon, bahan yang sama dibuat dalam panci anti lengket. 3. Hindari wajan anti lengket yang dilapisi teflon. Teflon terurai menjadi mikroplastik, yaitu potongan plastik kecil berukuran kurang dari lima milimeter. Anda tidak hanya memakannya, tetapi partikel-partikel kecil ini melewati sistem pembuangan limbah ke saluran air kita dan akhirnya ke laut. Kami kemudian memakan ikan yang memakan partikel plastik kecil ini. 4. Katakan tidak pada pisau cukur plastik sekali pakai. 5. Gunakan produk rambut tanpa bahan plastik seperti silikon dan minyak bumi. Baca labelnya dengan cermat! Dan sebagai bonusnya, bebas limbah. Cobalah sampo batangan alami daripada sampo dengan kemasan plastik dan hilangkan rambut Anda dengan minyak...

Bibit Bambu 4 THK2023

Image
  THK merupakan kelompok orang yang memiliki kepedulian terhadap Lingkungan, bergerak dalam hal penanaman pohon, serta edukasi lingkungan Ecobrick dan PPLH Pembibitan bulan Desember 2022 untuk penanaman bulan Nopember 2023    Peanaman pohon tahun 2023 menargetkan 1000 bibit tertanam dibagian hulu, survey akan dilakukan bulan Juli 2023 dan Rencana penanaman bulan Nopember 2023 lihat sini info lengkap . Kegiatan ini memerlukan dukungan dari relawan-relawan yang bersedia menyumbangkan tenaga dan waktunya. Kegiatan: Relawan Edukasi

Donation for THK2023

Image
Donation for THK2023  

Perbedaan Hutan dengan Kebun

Image
Hutan seperti spon busa kasur, jika ada hujan tudung daun bagian atas sebagai payung, laju hujan tertahan pada bagian atas kemudian secara perlahan menetes kebagian bawah pohon yang lebih rendah, air secara bertahap melalui cabang-cabang tumbuhan sulur sebagai penyalur air sampai ke bawah. Pada permukaan tanah banyak tumpukan daun yang mampu menyerap air dalam jumlah banyak, air akan diserap oleh bagian humus dedaunan. Kandungan air yang berlebih akan diserap oleh tanah. Dalam kurun waktu musim hujan pertumbuhan akar dan tumbuhan sekaligus mempercepat penyerapan air untuk pertumbuhannya. Air yang tertahan atau terpampang di hutan lebat volumenya sangat tinggi seperti Spon busa yang mampu menyerap dan menyimpan air, sebagai cadangan dimusim kemarau. Kegiatan Penanaman Pohon Taru atau pohon yang besar di daerah-daerah memiliki cerita mitos apa fakta, bahwa pohon besar identik dengan keramat. Tradisi penghormatan pohon kayu besar tidak keliru, karena konsep keseimbangan ekosisten tumbu...

THK2022 Activity and Financial Report

Image
Laporan Nataru 2023 klik sini THK2022 Activities: Planting Bamboo Seeds, as well as avocado and Mangis seedlings. The planting location is in the upstream area or peak of Panji Anom Village above Lake Buyan Buleleng. Coordinates for planting in the North Bali State Forest area around Penyawangan Puncak Landep Temple. A rea Penanaman Planting was carried out by Taru Hijau Community Conservation  and collaborating with KTH and related parties from Villages and Forestry. The children's team from YBAI joined in the activities, the Team from Surya Medika Health Vocational School also gave their time, and the Mapala Mapala Loka Samgraha Team from Undiksha also joined in the THK2022 activities. The number of seeds planted was 200 Mangis seeds, 250 Avocado seeds and 100 bamboo seeds. The planting was attended by 41 volunteers  or volunteers who are willing to be invited to join in activities without any compensation. Contributions of energy, thoughts and donations in t...

Ecorner Pro Global

Image
Ecorner Pro merupakan Kursus Professional English German Japan France Mandarin Korea Membuka Kelas Gratis Ecorner Pro Semua Mata Pelajaran dimasa Promo. Calistung dengan metode interaktif dan menyenangkan  Instruktur Ecorner Pro  sudah memiliki pengalaman puluhan tahun dibidangnya Kami siap membantu proses dari awal sampai pemberangkatan kerja ke Luar Negeri dengan jalur legal/resmi membantu pembiayaan pemberangkatan sampai ditempat kerja. Daftar Klik Sini

Hari Bumi Earth Day

Image
Save Soil  klik sini P ada 1962 terbit buku bertajuk   Silent Spring   oleh Rachel Carson. Buku ini menggarisbawahi isu lingkungan, utamanya pestisida di pedesaan Amerika. Buku  Silent Spring  mampu mendongkrak kesadaran masyarakat di sana akan lingkungan, organisme hidup, juga dampaknya terhadap kesehatan. Sejarah dicetuskan sebagai hari bumi, peristiwa tumpahnya minyak secara besar-besaran pada 1969 di Santa Barbara, California turut menimbulkan gagasan penciptaan hari nasional yang fokus terhadap lingkungan, dalam kepala Gaylord Nelson. Kemudian, dia pun menginisiasi unjuk rasa pada Earth Day pertama, tanggal 22 April 1970. https://www.google.com/amp/s/www.detik.com/edu/detikpedia/d-6045435/hari-bumi-22-april-siapa-yang-mencetuskan-pertama-kali/amp 
Deskripsi Gambar